Berisi Penggusuran, Film Jakarta Unfair dan Jihad Selfie Dilarang Tayang di TIM
Berita Islam 24H - Film dokumenter Jakarta Unfair dilarang tayang di XXI Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Jakarta Unfair adalah sebuah karya dari tim Wacthdog yang mengisahkan tentang aksi penggusuran yang dilakukan oleh Pemprov DKI.
Bedasarkan dari situs, Watchdog.co.id, menurut laporan LBH Jakarta, Pemprov Jakarta telah melakukan 113 kali penggusuran selama tahun 2015 dan 325 titik terancam digusur tahun 2016. Setidaknya 70% penggusuran dilakukan sepihak dan tanpa solusi yang sepadan. Kini, beberapa titik rawan gusur telah rata dengan tanah. Dalihnya masih sama: penertiban dan normalisasi (RTH, waduk atau sungai) demi kehidupan yang lebih layak. Jakarta Unfair mencoba menguji tesis Pemprov terkait kehidupan yang lebih baik paska penggusuran.
tak hanya Jakarta Unfair, penanyangan film bergenre serupa yang berjudul Jihad Selfie juga dilarang tayang oleh otoritas setempat. Alasannya, kedua film dokumenter tersebut dinilai dapat membahayakan keamanan.
“Kamis dengan menyesal menyatakan penayangan dan diskusi film Jihad Selfie dan Jakarta Unfair dibatalkan karena adanya resiko keamanan yang ditakutkan oleh pengelola Taman Ismail Marzuki (TIM),” kata ketua pelaksana penayangan dan diskusi film dokumenter Jihad Selfie dan Jakarta Unfair, Rahma Indira Marino, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/11/2016).
Rahma melanjutkan, selain alasan keamanan, TIM juga merupakan salah satu pusat kesenian yang dinaungi oleh Pemprov DKI Jakarta.
“Karena area TIM merupakan pusat kesenian dan kebudayaan yang berada dibawah naungan Pemprov DKI Jakarta,” ucapnya.
Rahma pun meminta maaf atas pembatalan dua film dokumenter yang dilarang beredar.
“Kami dengan menyesal terpaksa membatalkannya,” ucapnya. [beritaislam24h.net / tsc]
ADSENSE HERE
